Oktober 18, 2018
  • 9:59 pm RADIOGRAFER PEDULI PALU
  • 5:20 pm MENUNGGU RUMAH RADIOGRAFER IMPIAN KITA
  • 3:32 pm BANTUAN KORBAN GEMPA SULAWESI – PARI
  • 10:08 pm LAPORAN DONASI GEMPA LOMBOK PARI
  • 10:26 pm SHORT COURSE AND WORKSHOP CT SCAN “Basic Level” PARI PENGDA JAWA TIMUR TAHUN 2018 “PART 2”
HEADER 2 WEB MERAH PUTIH

Perhimpunan Radiografer Indonesia (PARI) menggelar Workshop Radiologi dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di hotel Horison Ultima, Jumat (07/04/2017).

Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut dibuka oleh Wakil Gubernur Sumsel Ir. H. Ishak Mekki.

Ishak Mekki sangat mengapresiasi workshop radiologi dan raker nasional PARI di Provinsi Sumsel. Menurut Ishak, kegiatan ini sangat penting dan baik sekali sebab saat ini Radiologi menjadi kebutuhan utama sebagai salah satu sarana penunjang diagnostik.

Ishak Mekki menjelaskan, radiologi saat ini merupakan teknologi maju dan canggih, kecanggihan teknologi sekarang, komputer dapat dipadukan dengan sistem jaringan yang menghubungkan antar komputer.

Sementara itu, Ketua Umum PARI, Sugiyanto mengatakan, radiografer sebenarnya bukan penyiar radio. Namun radiografer sebagai tenaga-tenaga profesional yang membantu diagnosa. “Kami juga memiliki visi yaitu bersatu dan bermartabat. Alhamdulillah kami mempunyai anggota se-Indonesia sebanyak 13 ribu orang,” katanya.

Komunitas PARI bertekad untuk berpartisipasi tidak hanya di Indonesia namun sampai ke kancah Internasional. ”Mudahan-mudahan PARI tidak hanya bekerja di Indonesia bahkan berpartisipasi di Asia bahkan diluar Asia,” lanjutnya.

“Kami harap kegiatan selama tiga hari ini bermanfaat bagi para peserta sehingga berdampak pada kemajuan Provinsi Sumsel,” ujarnya.

Ketua Perhimpunan Radiografer Indonesia (PARI) Sumsel, Faizun Achmad, A.Mr, SKM mengatakan demi meningkatkan Kualitas dan Standarisasi Radiografer, PARI terus melakukan diskusi baik itu Workshop dan Seminar.

“Workshop Radiologi akan membahas peningkatan kualitas radiografer, saat ini paling hangat di bicarakan tentang Teleradiologi, yaitu teknologi canggih yang tidak mengharuskan seorang dokter untuk hadir di rumah sakit.

“Teleradiologi memudahkan dokter untuk menganalisa penyakit melalui kiriman gambar dari radiografer yang standby di rumah sakit,” ungkapnya

Workshop Radiologi dan Rakernas ini di ikuti oleh peserta sebanyak 448 orang dari 34 Provinsi se-Indonesia. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari mulai dari Tanggal 7 sampai 9 April 2017.

hsiitpari@gmail.com

Perhimpunan Radiografer Indonesia

RELATED ARTICLES
LEAVE A COMMENT